ketika manusia lebih bijak dalam sebuah perkataan dan terkadang manusia lebih terlihat bodoh ketika ketidak konsistenan muncul dari dalam dirinya. dan hidup bagaikan kertas yang bersih ,lalu tergantung kita untuk memulainya dengan warna apa dan menggambarnya dalam bentuk apa sehingga terlihat indah, be good personality. mari menulis blog
Senin, 24 Juni 2013
Hey Kamu.... Yaa.. Kamu!! Kamu itu...
Jumat, 14 Juni 2013
Eh ini beneran loh...
Ku Tau Itu Adalah Salah...
"kukukukuuuruuuyyuukkk" ayam jago depan rumah gue (punya tetangga) berkokok. "hey mentari pagi menyambut pagi ini seceeeeerraaahh, uhuuukk!! okeh past time brooh!!" berlanjutlah gue merapikan tempat tidur dan lalu segera mandi untuk siap berangkat kekampus. Tepat pukul 08:00 di jam gue yang kecepatan 15 menit dengan alasan agar tidak terlambat masuk kelas, gue sudah stand by di bawah untuk segera berangkat kekampus. sebelum berangkat seperti biasa gue melakukan hal seperti ini "buuu dede mau berangkat....". lalu, jawablah nyokap gue "iyaaa bentar ibu matiin kompor dulu". "bruuumm!!" sambil nyokap menunggu nyokap gue membereskan peralatan eksperimen paginya, gue memanaskan si merah manis yang setia menemani gue kalo berangkat ke kampus.
Akhirnya, nyokap gue turun dan berbicara "de?" tanya nyokap gue. "huh? apa bu?" jawab gue sambil bertanya balik kepadanya. "kamu udah ga bareng lagi? kok ibu selalu melihat kamu, tumben pulang begitu cepat, ada apa kamu sama dia?" keponya nyokap gue. "hmmmhmmhm" hela nafas gue. kemudian gue jawab "engga bu, dede sudah lama engga bareng sama dia lagi, yaa taulah namanya anak muda". terlihat bingung nyokap gue dan kembali bertanya "loh, memang dia melakukan apa? sehingga kamu engga bisa bareng sama dia lagi?". dalam hati gue bertanya "ibu ini kepo sekaleeee". kembali gue menjawab pertanyaan nyokap gue "jadi, dede engga bisa bareng dia lagi. dede sudah bukan siapa - siapa dia lagi ibu, mungkin lebih tepatnya kita sudah benar - benar putus".
Nyokap gue kembali bertanya, oke ini pertanyaan selanjutnya lebih dalam mungkin. "iya, ibu tau maksudnya sudah putus, tapi putus karena apa??" pertanyaan super duper kepo dari nyokap gue. kemudian, gue jelaskan semuanya ke nyokap gue "jadi, dede ga terima ibu. dede di tuduh selingkuh dan memiliki pasangan lagi, sebelum itu kami memang bertengkar karena dia menghubungi 3 cowok sekaligus di BBM dan didalam percakapan itu mereka semua menyatakan rasa ingin memiliki kepada dia bu, sehingga dede memutuskan untuk berpisah, bagaimanapun dede bukan cowok yang mau di selingkuhin atau dede engga mau cinta dede di bagi kepada siapapun, cukup 2 tahun memang dia melakukan hal yang sama seperti itu bu, jadi yaa wajar saja memang watak dia seperti itu bu" begitu panjang cerita gue kepada nyokap.
Dan nyokap cuma bilang "yauwes de, kamu itu bisa dapat yg lebih tanpa harus memaksakan dia menjadi seperti yang kamu mau, nanti yang kamu mau akan diberikan allah disuatu saat nanti". gue menanggapinya dengan santai "iyoo bu, yang penting dede fokus kuliah, kerja dan baru dede kalau sudah mapan dede bisa cari pasangan bu, yasudah dede mau berangkat sudah hampir telat ini". "yauwes keluarin si merah manismu, ojo ngebut ngebut pelan pelan sing penting kelakon yoo de" ucap nyokap gue. gue menjawab "ho'oh buu". dan setelah itu gue berpamitan dengan nyokap after that, gue langsung menuju kampus. setiap di perjalanan gue menuju kampus, apa gue salah? apa gue salah setelah bercerita tentang dia ke nyokap? apa gue terlihat anak manja yang merengek agar nyokap gue mendengarkan cerita gue?....
Okeh, gue menyadari itu salah. karena, sama saja gue menjelekkan dia dimata nyokap gue, tetapi gue memiliki alasan untuk menceritakan itu. apa alasan itu??
Alasannya adalah "seorang ibu akan peka terhadap apa yang dialami anaknya, tak ada salahnya ketika seorang ibu mau tahu keadaan anaknya yang sedang mengalami sesuatu."
Thanks..
Writter : Abdi Setiawan
Rabu, 12 Juni 2013
2 Things that Destroy Relationships
Semua orang mendambakan keharmonisan dalam hubungan dan semua orang ingin menjalin suatu hubungan itu berjalan lancar. Tapi, apakah suatu hubungan itu akan indah jika hanya berjalan lancar tanpa harus ada kerikil - kerikil yang akan menghadang suatu hubungan, sehingga menjadi sebuah persoalan??....
Sabtu, 23 Maret 2013
Psikoterapi ( Person Centered Therapy "Carl Rogers")
Jumat, 15 Maret 2013
Psikoterapi
KONSELING
|
PSIKOTERAPI
|
1. Klien
2. Gangguan
yang kurang serius
3. Masalah
: jabatan, pendidikan
4. Berhubungan
dengan pencegahan
5. Lingkungan
pendidikan & nonmedis.
6. Berhubungan
dengan kesadaran.
7. Metode
pendidikan.
|
1. Pasien.
2. Gangguan
yang serius.
3. Masalah
kepribadian dan pengambilan keputusan.
4. Berhubungan
dengan penyembuhan.
5. Lingkungan
medis.
6. Berhubungan
dengan ketidaksabaran.
7. Metode
penyembuhan.
|

Psikoterapis Konselor![]() |

Kamis, 14 Juni 2012
MAKNA SETELAH MENYAKSIKAN VIDEO YANG MENYENTUH
Pada hari ini, saya ingin bercerita betapa bersyukurnya terhadap diri saya yang sampai saat ini masih di beri kesempurnaan oleh allah SWT. Awal pertama kali saya melihat banyak video yg sangat menyentuh hati dimana salah satu dosen saya memberikan tontonan video yg sangat menyentuh itu. Pada video pertama yaitu video di mana betapa pentingnya suatu perkataan atau ucapan yang dapat memberi efek terhadap seseorang, dan di video tersebut terlihat 3 orang anak perempuan yang sedang mengejek 1 org anak perempuan. Salah satu anak perempuan yg mengejek itu berkata pada anak perempuan yg sedang di ejek.
Evil : "loser! ! , GEEK! !"
dari kata - kata tersebut terlihat dalam video memberi dampak kepada anak perempuan yg sedang di ejek. Di mana kata - kata negatif itu memberi dampak psikologis pada diri anak perempuan itu bisa jadi kedepannya anak perempuan tersebut dapat melakukan hak bunuh diri, merasa tak percaya diri, dll.
Makna yg saya ambil dalam video tersebut adalah jangan pernah keluarkan kata - kata negatif terhadap seseorang yang akan memberi dampak negatif kepada orang tersebut. Dan seandainya kita di posisi tersebut akan merasakan hal yang sama.
Lalu, di sela - sela dalam menyaksikkan video, dosen saya memberikan video yg sangat berarti buat saya. Video tersebut adalah video yang mengingatkan saya pada sosok seorang ayah/bapak. Dalam video tersebut terlihat seorang ayah yang sedang duduk dengan anaknya di suatu taman. Lalu, ayah itu berkata pada anaknya.
Ayah : "apa itu?"
Anak : "burung gereja"
Ayah : "apa itu"
Anak : "burung gereja"
Ayah : "apa itu?"
Anak : "sudah aku bilang itu burung gereja!!!!" (dengan suara lantang)
Kemudian ayahnya pergi untuk mengambil sesuatu di dalam rumah dan kemudian kembali lagi menemui anaknya. Ayah tersebut memberikan suatu buku catatan harian sang ayah (diary). Sang ayah menyuruh anaknya membaca dengan keras isi dari tulisan yg ada pada buku harian sang ayah.
Anak : "pada suatu pagi dimana saya sedang duduk berdua dengan anakku ditaman. Anakku terus mengeluarkan kata pertamanya yg ingin dia ketahui yaitu burung gereja. Anakku terus bertanya selama 21x dan terus ku jawab dengan lembut dan penuh kasih sayang. Lalu ku peluk dia dengan erat supaya anakku tahu betapa sayangnya aku dengannya"
Dan kemudian sang anak pun selesai membaca merasa sangat bersalah telah membentak sang ayah dia memeluk sang ayah.
Makna yang saya ambil dalam video tersebut adalah betapa sayangnya seorang ayah itu tak dapat digantikan oleh apapun. Dan ayah adalah suatu orang yg harus kita hargai dan sayangi. Apapun keadaan ayah kalian atau termasuk saya. Janganlah kalian jahat terhadap ayah kalian. Karena, tak ada akan ada kalian tanpa seorang ayah.
Demikian cerita saya, yang dapat saya utarakan setelah menyaksikkan video dari dosen saya yaitu ibu regina salve yg sangat baik dalam mengajar dan dapat memberi inspirasi terhadap kita semua.
Terima kasih untuk dosen saya ibu regina
Dan terima kasih untuk para pembaca :)

